|
Ditulis Oleh Admin
|
|
Tuesday, 19 May 2009 |
|
Pacuan Kuda Tradisional Gayo Lues
Pacuan kuda tradisional digelar tiap tahun di Kabupaten Gayo Lues. Kebiasaan
yang jadi budaya Gayo sejak 1912. Pacuan kuda merupakan salah satu atraksi
menarik dari kebudayaan di tanah Gayo. Pacuan kuda tradisional Gayo ini, sudah
ada sejak jaman Belanda, yaitu sejak tahun 1912, saat Indonesia masih di jajah
oleh Kolonial Belanda. Dahulu, pada pacuan kuda ala Gayo tersebut dilaksanakan
setiap musim panen padi.
Pacuan kuda tradisional Gayo ini tergolong unik. Pasalnya yang menjadi joki
bukan orang dewasa, tapi justru anak-anak usia 9 sampai 11 tahun dan mereka
tidak pernah berlatih secara rutin untuk menunggang kuda. Walaupun usia mereka
masih tergolong anak-anak, tapi nyali mereka boleh diadu. Atraksi Pacuan Kuda
tradisional ini benar-benar teramat tradisional sekali, antara lain: kuda yang
tidak dilengkapi pelana, joki yang tidak menggunakan alas kaki, dan tidak
menggunakan pelindung kaki, serta pakaian joki pun seadanya. Kegiatan
tradisional ini sangat digemari oleh penduduk sekitar di kabupaten Gayo Lues
karena setiap kegiatan ini diadakan penonton yang datang jumlahnya bisa ribuan
orang.
  
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 19 May 2009 )
|